AGENT108 akan selalu memberikan yang Terbaik, Tercepat dan Berkualitas dalam pelayanan Service untuk mendapatkan Kepercayaan dari para Bettor. Dan Kami akan berusaha menjadi yang Terbaik diantara semua Agen Bola atau Agen Judi dunia maya. Kepercayaan Anda kepada Kami akan selalu kami jaga selama nya.. Terima Kasih telah bergabung bersama Kami.

Judi Bola – Liverpool Akan Kembali Finis Dengan Kuat


Judi Bola – Liverpool Akan Kembali Finis Dengan Kuat – Kemenangan Liverpool 2-0 atas Southampton pada akhir pekan lalu menandai pertama kalinya tim Merseyside tersebut telah bertahan tanpa kebobolan dalam lima pertandingan tandang di BPL.

Tetapi mungkin lebih penting bagi klub dan fans mereka, juga membuktikan kelanjutan tren posistif tim di bawah asuhan Brendan Rodgers, bahwa mereka tampil lebih baik di putaran kedua di setiap musim, kecenderungan yang menjadi pertanda baik bagi harapan mereka untuk finis di empat besar, terutama ketika saingan mereka tidak bisa lagi menampilkan kualitas yang sama seperti di putaran pertama.

 

Judi Bola - Liverpool Akan Kembali Finis Dengan Kuat

 

Kemenangan di St Mary’s terus tak terkalahkan sampai 10 pertandingan di BPL; skuad Rodgers hanya kehilangan satu poin dalam dua pertandingan di tahun 2015. Memang sejak menjadi manajer Liverpool pada musim panas 2012, Liverpool besutan Rodgers hanya kalah di empat pertandingan antara Januari dan Mei selama tiga musim.

Pada musim 2013/14, Liverpool hanya kalah sekali di putaran kedua musim, meskipun kalah 2-0 oleh Chelsea di pertandingan pamungkas musim itu. Pada musim sebelumnya mereka kalah tiga kali, namun menyelesaikan dengan delapan pertandingan tak terkalahkan.

Agent108.org – Seperti tabel yang ditunjukkan di bawah, pola tim yang Rodgers lakukan nampak lebih baik di putaran kedua musim, dan tidak hanya terjadi bersama Liverpool. Dalam musim pertamanya sebagai manajer di BPL, bersama dengan Swansea City yang saat itu baru promosi, skuad Rodgers memperoleh rata-rata 1.4 poin per pertandingan di putaran kedua, dibandingkan dengan hanya lebih satu poin selama 19 pertandingan awal. Di Anfield, peningkatan dalam perjalanan musim nampaknya telah menjadi sebuah tradisi.

Dalam musim pertamanya, pada 2012/13, Liverpool mencatatkan rata-rata 1.32 poin per pertandingan di putaran pertama, dan menjadi 1.89 di putaran kedua. Musim lalu mereka meningkat dari 1.89 menjadi 2.53.

Sebuah faktor penting dalam peningkatan ini adalah kecenderungan tim Rodgers yang mencetak lebih banyak gol di putaran kedua musim. Sementara di musim 2012/13, Liverpool telah kebobolan 17 gol di putaran kedua dan 26 gol di putaran pertama, dalam musim lainnya, timnya kebobolan lebih banyak di paruh kedua. Namun dalam masing-masing tiga musim penuhnya, Rodgers telah meningkatkan peraihan skor timnya secara signifikan di putaran kedua: delapan gol di musim 2011/12, 15 gol di musim 2012/13, dan 13 gol di musim lalu.

Musim ini peningkatan tersebut terlihat lebih signifikan dalam hal pertahanan, Liverpool mencatatkan lima kali tanpa kebobolan dalam laga tandang, dalam prosesnya hanya kebobolan total empat gol dalam tujuh pertandingan terakhir, dibandingkan dengan kebobolan sebanyak 25 kali di 19 laga awal.

Dan striker utama mereka Daniel Sturridge telah kembali fit dari cedera yang membuatnya absen di sebagian besar putaran pertama, menjadi pertanda baik bagi peningkatan skor mereka saat ini dengan rata-rata 1.4 gol per laga di paruh pertama musim 2014/15, dan menjadi 1.7 di putaran kedua sejauh ini.

Kemenangan atas Southampton membawa Liverpool terpaut dua poin dari posisi empat besar dan dampak yang dibawa Rodgers telah memperkuat harapan Liverpool untuk bisa lolos ke Liga Champions, terutama jika kita menoreh pada performa para saingan mereka untuk paruh kedua musim belakangan ini.

Selama lebih dari lima musim terakhir, Liverpool telah mengemaskan lebih dari 18 poin dalam peraihan total mereka di paruh kedua, dibandingkan dengan yang pertama. Satu-satunya saingan yang dapat menandingi mereka dalam hal ini adalah Southampton, yang telah mengumpulkan sembilan poin lebih di paruh kedua dibandingkan dua musim terakhir.

Tabel di bawah menunjukkan bahwa keduanya menempati peringkat ketiga dan keempat, sedangkan Arsenal dan Manchester United, memiliki catatan yang lebih negatif, dengan performa yang memburuk selama lima musim terakhir. Masing-masing telah mengumpulkan lebih banyak poin di paruh kedua, yang terjadi hanya sekali dalam musim, yakni Arsenal pada musim 2012/13 dan United pada musim  2009/10.

Jika tren tersebut berlanjut musim ini, maka dua tim yang saat ini menempati dua tempat terakhir untuk Liga Champions, akan memberikan tempat mereka kepada dua tim di bawahnya.

Laga Liverpool v Manchester City akan disiarkan langsung pukul 19:00 WIB

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUponShare on Tumblr