AGENT108 akan selalu memberikan yang Terbaik, Tercepat dan Berkualitas dalam pelayanan Service untuk mendapatkan Kepercayaan dari para Bettor. Dan Kami akan berusaha menjadi yang Terbaik diantara semua Agen Bola atau Agen Judi dunia maya. Kepercayaan Anda kepada Kami akan selalu kami jaga selama nya.. Terima Kasih telah bergabung bersama Kami.

Judi Bola – Laga-Laga Akhir Pekan: Siapa Yang Tetap Bertahan


Judi Bola – Laga-Laga Akhir Pekan: Siapa Yang Tetap Bertahan – Dengan hanya empat poin yang memisahkan empat tim terbawah di liga dan enam pertandingan tersisa di musim ini, pertempuran bagi kelangsungan hidup mereka di Barclays Premier League menjadi perhatian tersendiri. Dua pekan lalu Hull City dan Leicester City terpisah dengan sembilan poin di dasar klasemen, namun saat ini jarak tersebut telah menjadi tiga poin.

Memang, hasil pertandingan akhir-akhir ini telah berjalan sedemikian rupa sehingga tiga klub terbawah semuanya memiliki harapan yang realistis untuk menghindari degradasi, sedangkan dari Newcastle United, di posisi ke-13, di sana sepenuhnya delapan klub tersebut masih bisa tergelincir ke liga Championship untuk musim depan.

 

Judi Bola - Laga-Laga Akhir Pekan: Siapa Yang Tetap Bertahan

 

Dalam pertempuran degradasi yang tampak sudah siap meluncur, ada kemungkinan bahwa beberapa klub akan terlibat pertempuran sengit di hari terakhir liga.

Sebelumnya hanya pernah terjadi dua kali, dengan Wigan Athletic yang menaklukan Sheffield United di musim 2006/07, sedangkan Blackburn Rovers dan Wolverhampton Wanderers bermain imbang pada laga ‘Survival Sunday’ musim 2010/11.

Di sini kita akan menyoroti jadwal akhir sebagai penentu, dan pro dan kontra dari perjuangan mereka untuk menghindari penurunan status ke level kedua musim berikutnya.
13. Newcastle United

P:32 GM:33 GK:51 SG:-18 Poin:35

Alasan untuk optimis

Sederhananya, Newcastle memiliki banyak poin dalam klasemen, dengan jarak sembilan poin dari tim ketiga terbawah Queens Park Rangers dengan satu pertandingan lebih, dan sekali kemenangan lagi dari enam pertandingan sisa akan membuat harapan mereka untuk tetap di liga terkabul. Manajer sementara John Carver juga didukung oleh kinerja baik timnya dalam kekalahan atas Liverpool pada hari Senin, dimana ia merasa bahwa kemenangan nyaris saja didapatnya.

Alasan untuk menjadi ragu

Tetapi kapan kemenangan itu akan datang? Pasukan Carver hanya menang dua kali sejak pergantian tahun, dan kekalahan 2-0 di Anfield menandai lima kekalahan beruntun. Dua kemenangan mereka sebelumnya datang saat melawan tim papan bawah Hull City dan Aston Villa, dan mereka mungkin ingin mengulanginya pada laga di bulan Mei melawan Leicester City, West Bromwich Albion dan QPR.

Jadwal akhir

19 Apr Spurs (kandang), 25 Apr Swansea (kandang), 2 Mei Leicester (tandang), 9 Mei WBA (kandang), 16 Mei QPR (tandang), 24 Mei West Ham (tandang)
14. West Bromwich Albion

P:32 GM:30 GK:46 SG:-16 Poin:33

Alasan untuk optimis

Tony Pulis. Pelatih kepala West Brom itu telah terbiasa dengan menyelamatkan klub yang sedang mengalami masalah dengan degradasi. Dia membawa Stoke City finis di klasemen tengah empat kali berturut-turut dari musim 2009/10 sampai 2012/13, sebelum mendalangi aksi penyelamatan yang luar biasa bersama Crystal Palace musim lalu. Itu semua menunjukkan bahwa Albion memiliki orang yang tepat di sisi mereka.

Alasan untuk menjadi ragu

Agent108.org – The Baggies telah kehilangan tiga pertandingan terakhir mereka, kebobolan 10 gol dalam prosesnya, dengan dua kekalahan berikutnya datang saat melawan QPR dan Leicester, dimana keduanya saat ini duduk di zona degradasi.

“Saya telah menegaskan sebelum pertandingan melawan QPR, bahwa kami belum aman dan kami membutuhkan poin sedikit lebih banyak,” kata Pulis setelah Leicester menyelesaikan laga mendebarkan dengan menang 3-2 pada akhir pekan. “Kami harus kembali ke dasar, dan bertahan dengan benar.”

Para anak asuh Pulis akan melakukan yang terbaik untuk mengindahkan peringatan ini, mengingat jadwal akhir mereka sangatlah berat.

Jadwal akhir

18 Apr Cry Palace (tandang), 25 Apr Liverpool (kandang), 2 Mei Man Utd (tandang), 9 Mei Newcastle (tandang), 18 Mei Chelsea (kandang), 24 Mei Arsenal (tandang)
15.Aston Villa

P:33 GM:24 GK:45 SG:-21 Poin:32

Alasan untuk optimis

Penunjukan Tim Sherwood sebagai manajer pada bulan Februari telah jelas menggembleng Aston Villa, yang telah membanggakan striker yang sedang panas-panasnya di Barclays Premier League. Christian Benteke menjadi penentu kemenangan melawan mantan klub Sherwood Tottenham Hotspur pada hari Sabtu, dan merupakan gol kedelapan dalam enam pertandingan terakhir. Pemain timnas Belgia tersebut muncul dengan prima untuk membawa klub asal Birmingham itu ke zona aman.

Alasan untuk menjadi ragu

Posisi Villa dengan enam poin di atas zona degradasi sedikit meningkat oleh fakta dimana mereka telah memainkan pertandingan lebih banyak dibandingkan sebagian besar tim di sekitar mereka. Leicester memiliki dua pertandingan lebih banyak, dan posisi klasemen mereka bisa sangat berbeda saat mereka kembali beraksi di Barclays Premier League setelah melakoni semi-final Piala FA melawan Liverpool akhir pekan ini.

Jadwal akhir

25 Apr Man City (tandang), 2 Mei Everton (kandang), 9 Mei West Ham (kandang), 16 Mei Southampton (tandang), 24 Mei Burnley (kandang)
16. Sunderland

P:32 GM:25 GK:48 SG:-23 Poin:29

Alasan untuk optimis

Pertandingan kedua Dick Advocaat juga menandai laga derby Tyne-Wear kelima berturut-turut atas Newcastle, kemenangan ini juga datang saat di mana tiga poin sangat mereka butuhkan. Jermain Defoe meluncurkan tendangan yang sangat brilian sebelum markas Stadium of Light semakin riuh, dimana kedua striker beserta fans Sunderland dapat menjadi aset yang sangat berharga dalam beberapa minggu mendatang.

Alasan untuk menjadi ragu

Performa Sunderland saat menentukan tim terbaik wilayah mereka juga sangat lemah, lebih mengkhawatirkan lagi justru saat bertanding di kandang. Aston Villa menghajar mereka dengan skor 4-0 di kandang mereka sendiri yang juga memicu pemecatan Gus Poyet, sementara Crystal Palace meninggalkan Stadium of Light dengan kemenangan 4-1 pada hari Sabtu. Ada perasaan bahwa performa ini harus berubah pada saat Leicester mengunjungi tim asal north-east dalam pertandingan kandang final the Black Cats. Mereka akan menutup musim dengan perjalanan mengerikan ke Arsenal dan Chelsea.

Jadwal akhir

25 Apr Stoke (tandang), 2 Mei Southampton (kandang), 9 Mei Everton (tandang), 16 Mei Leicester (kandang), 20 Mei Arsenal (tandang), 24 Mei Chelsea (tandang)
17. Hull City

P:32 GM:29 GK:45 SG:-16 Poin:28

Alasan untuk optimis

Penampilan mengesankan Hull dalam kekalahan 3-2 atas Chelsea di bulan lalu, menunjukkan bahwa skuad Steve Bruce memiliki potensi untuk berjuang melawan degradasi. Mereka harus menampilkan kembali daya juang mereka saat menghadapi Liverpool dan kemudian Manchester United di hari terakhir musim ini; empat pertandingan dari lima pertemuan terakhir mereka, yang akan berlangsung di KC Stadium.

Alasan untuk menjadi ragu

Kekalahan atas Chelsea menjadi awal dari tiga kekalahan berturut-turut mereka, ditambah Hull sudah tanpa kemenangan sejak enam pertandingan terakhir. Burnley adalah satu-satunya tim yang juga terancam degradasi, yang akan mereka hadapi dalam sisa enam pertandingan mereka, dan selanjutnya mereka juga akan melakoni pertandingan ke kandang Crystal Palace, yang saat ini sedang berada dalam performa sangat baik. Bruce sangat membutuhkan semangat tim.

Jadwal akhir

25 Apr Cry Palace (tandang), 28 Apr Liverpool (kandang), 4 Mei Arsenal (kandang), 9 Mei Burnley (kandang), 16 Mei Spurs (tandang), 24 Mei Man Utd (kandang)
18. Queens Park Rangers

P:33 GM:38 GK:59 SG:-21 Poin:26

Alasan untuk optimis

Tanpa perlu diragukan lagi, Queens Park Rangers telah menampilkan tiga performa terbaik mereka selama di bawah asuhan Chris Ramsey, dalam tiga pertandingan terakhir, tampaknya mereka tancap gas pada waktu yang tepat. Kemenangan gemilang 4-1 di West Brom diikuti oleh hasil imbang 3-3 yang luar biasa di markas Aston Villa, sebelum Chelsea berhasil mencuri gol di penghujung laga yang berakhir dengan kekalahan 1-0 di Loftus Road. Jika mereka bisa mempertahankan level performa ini, mereka tentu memiliki peluang.

Alasan untuk menjadi ragu

Sebaliknya, kekalahan atas Chelsea berpotensi untuk menurunkan semangat mereka, yang meninggalkan Ramsey dengan tugas berat untuk menyemangati kembali skuadnya. Setelah menyelesaikan 33 pertandingan, QPR sudah memainkan satu laga lebih daripada tim lain, kecuali Villa, dan mereka juga sudah memiliki dua laga lebih dari Leicester. Sehingga, untuk akhir pekan ini mereka hanya dapat menonton tim lain bertanding dan berharap agar mereka tidak tergelincir lebih ke dasar klasemen.

Jadwal akhir

25 Apr West Ham (kandang), 2 Mei Liverpool (tandang), 10 Mei Man City (tandang), 16 Mei Newcastle (kandang), 24 Mei Leicester (tandang)
19. Burnley

P:32 GM:26 GK:50 SG:-24 Poin:26

Alasan untuk optimis

Sean Dyche dan timnya telah menuai puijan dari seluruh pelosok negeri atas perjuangan, komitmen, serta daya juang mereka di musim ini. Empat dari 26 poin diraih saat melawan juara bertahan Manchester City, juga dari Chelsea saat mereka ditahan imbang di Stamford Bridge pada bulan Februari. Arsenal juga dibuat bekerja keras untuk meraih kemenangan 1-0 di Turf Moor Sabtu lalu. Dengan mereka yang secara teratur menyulitkan para tim terbaik di Barclays Premier League, seharusnya memberikan Burnley kepercayaan diri yang lebih untuk periode akhir ini.

Alasan untuk menjadi ragu

Peraihan gol, atau lebih tepatnya, kekurangan golnya. Gol kemenangan George Boyd kontra Man City bulan lalu adalah satu-satunya gol Burnley dalam enam laga terakhir mereka. Danny Ings sudah tidak mencetak lagi sejak gol pembuka melawan Manchester United delapan pertandingan yang lalu, dan menjelang pertemuan melawan tiga tim terbawah menuju periode akhir, Dyche sangat membutuhkan sosok bugar yang mampu membawa kemenangan.

Jadwal akhir

18 Apr Everton (tandang), 25 Apr Leicester (kandang), 2 Mei West Ham (tandang), 9 Mei Hull (tandang), 16 Mei Stoke (kandang), 24 Mei Aston Villa (tandang)
20.Leicester City

P:31 GM:32 GK:51 SG:-19 Poin:25

Alasan untuk optimis

Dari situasi yang tampaknya mereka sudah patah semangat, Leicester telah memenangkan dua pertandingan terakhir mereka melawan West Ham United dan West Brom, yang juga memicu harapan baru untuk menghindari degradasi. Meskipun menempati urutan paling buncit dalam klasemen, penggawa Nigel Pearson kini sudah bangkit kembali plus mereka menyisakan satu pertandingan lebih, juga dua pertandingan lebih daripada Aston Villa dan QPR, sebagaimana mereka hanya berada tiga poin dari zona aman. Mereka akan bertandang ke Burnley sebelum akhir bulan ini dan semuanya akan bisa rampung saat menjamu QPR di hari terakhir.

Alasan untuk menjadi ragu

Ketakutan utama adalah bahwa Leicester terlalu telat panas. Performa suram yang mereka tampilkan di pertengahan musim ini meninggalkan skuad Pearson dengan sebuah beban yang amat berat, dan biasanya, tim yang berada di urutan dasar klasemen sampai bulan April, kemungkinan untuk tetap bisa berkecimpung di pentas Barclays Premier League akan sangat minim.

Jadwal akhir

18 Apr Swansea (kandang), 25 Apr Burnley (tandang), 29 Apr Chelsea (kandang), 2 Mei Newcastle (kandang), 9 Mei Southampton (kandang), 16 Mei Sunderland (tandang), 24 Mei QPR (kandang)

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUponShare on Tumblr