AGENT108 akan selalu memberikan yang Terbaik, Tercepat dan Berkualitas dalam pelayanan Service untuk mendapatkan Kepercayaan dari para Bettor. Dan Kami akan berusaha menjadi yang Terbaik diantara semua Agen Bola atau Agen Judi dunia maya. Kepercayaan Anda kepada Kami akan selalu kami jaga selama nya.. Terima Kasih telah bergabung bersama Kami.

Judi Bola – Heskey: Fowler Adalah Finisher Terbaik


Judi Bola – Heskey: Fowler Adalah Finisher Terbaik – Emile Heskey adalah salah satu dari tiga pemain yang telah mencatatkan rekor 500 penampilan dan 100 gol di Barclays Premier League, bersama dengan Ryan Giggs dan Frank Lampard, dan penyerang berusia 37 tahun itu mengungkapkan skuad terbaiknya, diantara mantan rekan satu timnya di BPL

 

Judi Bola - Heskey: Fowler Adalah Finisher Terbaik

 

Karir BPL Heskey
Leicester City – 124 penampilan; 33 gol
Liverpool – 150; 39
Birmingham City 68; 14
Wigan Athletic 82; 15
Aston Villa 92; 9
Total: 516 penampilan, 110 gol

Agent108.org – Heskey bermain untuk lima klub di divisi utama termasuk Liverpool dan Aston Villa, dan saat ini sedang menjalani pertukaran pemain dengan klub liga Championship Bolton Wanderers. Untuk skuad terbaiknya, ia telah memilih para pemain yang didominasi oleh mantan rekan setimnya di Liverpool, dimana ia telah turut andil dalam memenangkan Piala FA, Piala Liga dan Piala UEFA pada musim 2000/01.

Salah satu pemain yang berkontribusi dalam musim gemilang Heskey di Merseyside adalahduetnya di lini depan Michael Owen, yang masuk dalam skuad terbaik pilihannya, duet ini juga tampil bersama timnas Inggris, dimana Heskey telah 62 kali tampil membela negaranya.

Owen bergabung dengan Robbie Fowler, dan juga Heskey dalam skuad legenda Barclays Premier League Live (BPL Live) sebuah acara jumpa fans di Mumbai, India, pada bulan Desember 2014. Heskey juga memilih dua mantan rekannya di Wigan Athletic, Leighton Baines dan Antonio Valencia, sementara Steve Guppy, yang merupakan penyuplai utama bagi gol-golnya di klub pertamanya, Leicester City, mengambil posisi winger di sisi kiri.

Skuad terbaik Emile Heskey

Penjaga gawang: Jerzy Dudek (Liverpool)

Emile Heskey: “Dia mengalami saat-saat yang gugup, namun setiap kiper memiliki itu, Dudek adalah salah satu penghenti tembakan terbaik, dan dengan kemampuannya yang serba bisa, ia telah menunjukkan hal tersebut sepanjang karirnya.”

Bek kanan: Markus Babbel (Liverpool)

EH: “Dia bisa bermain di posisi bek tengah, ia bisa bermain sebagai bek kanan, dia bisa bermain di manapun. Ia sangat berbakat. Dia seorang pemain besar, dan dengan ukuran tubuhnya Anda mungkin akan mengatakan bahwa dia lebih cocok sebagai bek tengah, namun dia adalah tipe penggiring bola, jadi mereka menempatkan dia di posisi bek kanan dan dibiarkan naik dan turun lapangan. Sedihnya, dia sempat memiliki cedera di Liverpool, yang telah menghambat karirnya.”

Bek kiri: Leighton Baines (Wigan, Everton)

EH: “Dia telah menjadi pemain fenomenal, tidak hanya bagi Everton tetapi juga bagi tim nasional. Lucu sekali melihat bagaimana karir dapat berkembang. Dia dilepas oleh Everton pada usia 15 atau 16, dan sempat berpikir untuk menyerah, dan kemudian orangtuanya membujuknya untuk terus bertahan, ia lalu menanda-tangani kontrak dengan Wigan. Empat tahun kemudian dia kembali dibeli oleh Everton, jadi begitulah bagaimana cara karir berjalan saat itu.”

Bek tengah: Sami Hyypia (Liverpool)

EH: “Dia layaknya gunung. Dia pemain yang hebat. Dia bukan yang tercepat namun Anda tidak akan pernah melihat dia dikalahkan, karena penguasaan posisi nya sangat baik.”

Bek tengah: Stephane Henchoz (Blackburn, Liverpool, Wigan)

EH: “Bila Hyypia dan Henchoz berpasangan, mereka saling melengkapi. Sami mendapat begitu banyak pujian, tetapi Stephane, yang mana saya merasa sangat bangga bisa bermain bersamanya di Liverpool dan Wigan, adalah tangan kanan nya, sampai dia akan berjibaku untuk melakukan tekling ketika Sami diam di posisinya. Mereka bekerja sama dengan sangat baik.”

Sayap kanan: Antonio Valencia (Wigan, Manchester United)

EH: “Saya sempat bermain bersamanya di Wigan, sebelum dia pergi ke Manchester United lalu memiliki beberapa musim terbaiknya di sana. Dia bermain naik dan turun lapangan. Anda tahu apa yang akan Anda dapatkan dari sosoknya. Dia tidak akan pernah mengecewakan Anda. Dia adalah pemain yang sangat baik, pemain yang solid. Dia pemain serba bisa juga, karena saat ini dia bermain di posisi bek kanan bagi United.”

Sayap kiri: Steve Guppy (Leicester)

EH: “Ketika dia bermain dengan saya di Leicester, hanya David Beckham yang bisa mengunggulinya dalam soal jumlah umpan yang sukses begitupun dengan assist, sehingga tak ada lagi yang perlu dikatakan.”

Gelandang tengah: Steven Gerrard (Liverpool)

EH: “Dia merupakan pemain yang luar biasa, dan masih seperti itu. Dia mendorong semangat kami. Banyak sekali pola serangan kami yang bermula dari kakinya, dan dia telah membuktikan itu berulang kali setiap tahun. Anda hanya tinggal berlari, dan pemain seperti dia akan melihatnya dan memberi operan kepada Anda.”

Gelandang tengah: Gary McAllister (Leeds United, Coventry City, Liverpool)

EH: “Dalam usia 36, ​​ia bermain dengan saya di Liverpool. Dia sungguh luar biasa. Kemampuan dan cara berlatih nya istimewa. Sebagai seorang pemain muda Anda akan selalu mencermati pemain lain dan mencari figur ayah untuk masalah apa pun, dia seseorang yang bisa Anda andalkan. Dia adalah sosok itu bagi banyak pemain muda di Anfield.”

Penyerang: Michael Owen (Liverpool, Newcastle United, Man Utd, Stoke)

EH: “Sejak usia 17 ia sudah menjadi pemain yang luar biasa, bermain di tim utama klub juga timnas Inggris. Untuk bisa melakukan apa yang telah dia capai selama bertahun-tahun sungguh fantastis, dan membutuhkan waktu yang sangat lama sampai kita bisa melihat pemain seperti dia lagi. Saya bermain bersama Michael sejak kami masih muda dan semenjak itu kami merasa cocok. Kami sudah tahu apa yang akan dilakukan satu sama lain, kami tidak perlu kontak mata. Itu seperti telepati, salah satu duet spesial yang langsung pas.”

Penyerang: Robbie Fowler (Liverpool, Leeds, Manchester City, Blackburn)

EH: “Mungkin salah satu finisher paling natural yang pernah saya lihat, dan juga finisher terhebat yang pernah saya lihat. Kemampuannya untuk memanfaatkan peluang tanggung menjadi sebuah peluang emas, dan mengkonversinya menjadi gol, sangat luar biasa. Itulah Robbie. Tembakan serta akurasinya sangat fenomenal, dan lucunya sampai sekarang dia masih memiliki itu, yang mana sungguh menakjubkan. Kaki kirinya seperti tongkat ajaib.”

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on RedditShare on StumbleUponShare on Tumblr